Lama enggak "ngapelin" blog sendiri, iseng upload foto jepretan hasil tugas lapangan 21 Maret 2012 di Sukabumi tepatnya di Lengkong, sebuah daerah di kecamatan Jampang Kulon yang berjarak tempuh kurang lebih 3 jam dari pusat Kota Sukabumi. Yang bisa diceritakan dari foto tersebut adalah saya iseng diambil di sebuah sudut desa di Lengkong pada sore hari sekitar pukul 17.29 WIB, dalam perjalanan kaki ke lokasi pengamatan setelah hujan reda. Di desa ini sudah teraliri listrik tapi hanya pada rumah-rumah tertentu saja dan mayoritasnya yang belum memanfaatkan listrik tersebut. Entah apa alasan belum banyak yang memanfaatkan wujud atau tanda masuknya sebuah peradaban modern (red : listrik) dalam sebuah komunitas besar mereka. Jadi bisa ditebak bagaimana keadaan desa ini sesaat matahari kembali ke peraduannya. Saya beruntung sempat merasakannya ketika dalam perjalanan kaki sekembalinya saya dari lokasi pengamatan. Terdengar suara adzan yang entah bersumber dari masjid mana yang menandakan bahwa waktu maghrib sudah tiba. Dalam perjalanan kaki tersebut, gelap masih menyambut saya ketika memasuki desa tersebut walaupun sudah keluar dari lokasi pengamatan yang notabene seperti hutan bagi orang awam, dimana tidak ada penerangan sedikitpun di jalan. Kami (saya dan tim) berjalan di antara rumah yang sudah sepi seperti sudah tidak ada aktifitas lagi seiring matahari kembali ke peraduannya dan hanya menyisakan siluet kemerahannya menemani kami. Dengan jalan tanah liat yang licin dan terseok-seok sehabis diguyur hujan, saya mendengar sayup-sayup disebuah bangunan ada seperti aktifitas anak-anak kecil yang ternyata setelah dilihat ada sebuah cahaya di dalam bangunan itu setelah dilihat seksama ternyata sebuah madrasah dan mereka sedang melantunkan ayat-ayat suci yang lazim dilakukan oleh anak-anak sehabis waktu maghrib di sebuah desa/kampung yang masih begitu menjunjung nilai agama dan ke arifan mereka, salah satu dampak positif dengan belum meratanya listrik di desa tersebut. Tetapi ada juga yang saya jumpai selagi berjalan kaki, di sebuah rumah dengan pintu terbuka dan listrik sudah menyentuh rumah tersebut ada anak-anak remaja putri dan ibu mereka asyik ramai-ramai nonton televisi. Sudah dapat ditebak apa yang mereka tonton pada jam tersebut, yang seperti kita semua tahu stasiun-stasiun televisi sudah mulai menayangkan sinetron pada jam tersebut sampai nanti menjelang tengah malam.
yaaph...saya hanya bisa menceritakan sedikit saja pengalaman saya di Sukabumi, semoga ada yang bisa diambil dari tulisan di atas...kritik dan sarannya ditunggu yaa.. :p
Kamsahamnida.. :))
yaaph...saya hanya bisa menceritakan sedikit saja pengalaman saya di Sukabumi, semoga ada yang bisa diambil dari tulisan di atas...kritik dan sarannya ditunggu yaa.. :p
Kamsahamnida.. :))
